Tampilkan postingan dengan label semua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

tugas Strategi Belajar Mengajar


BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Keterampilan Mengelola Kelas yaitu keterampilan guru dalam menciptakan suasana belajar yang optimal, serta mengembalikan kondisi belajar yang kondusif bila ada gangguan.
Pada dasarnya belajar-mengajar tergantung pula pada kelas, manakala suasana kelas yang tidak teratur maka akan sedikit menggangu proses terjadinya pembelajaran, dapat dibayangkan saja apabila suasana kelas yang tidak kondusif; suasana kelas yang kotor yang tidak adanya kesadaran dari masing-masing pihak maka dapat menggangu pembelajaran dikelas. Proses belajar siswa yang optimal dapat terganggu oleh faktor internal dan eksternal siswa yang tidak menunjang, oleh karena itu guru harus mengelola kelas agar siswa dapat belajar secara optimal.

B.     MASALAH
Bagaimanakah keterampilan mengelola kelas itu sendiri ?

C.    TUJUAN PENULISAN
Besar harapan penulis, penyusunan makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan mahasiswa pada umumnya. Serta menjadi sumbangsi yang mampu memberikan kontribusi yang kompetitif terutama dalam mata kuliah “Strategi Belajar Mengajar”.


BAB II
PEMBAHASAN
KETERAMPILAN MENGELOLA KELAS
A.    PENGERTIAN
Keterampilan mengelola kelas sama dengan keterampilan guru menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal, serta mengembalikan kondisi belajar yang optimal bila ada gangguan.
B.     RASIONAL
1.      Tugas utama guru membelajarkan siswa.
2.      Belajar berkaitan dengan motivasi belajar, minat belajar, kemauan belajar, kemampuan belajar dan lain-lain.
3.      Belajar juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kelas, sarana pengajaran atau pembelajaran, dan lain-lain.
4.      Proses belajar siswa yang optimal dapat tergangguoleh faktor internal dan atau faktor eksternal siswa yang tidak menunjang.
5.      Oleh karena itu, guru harus mempu mengelola kelas agar siswa dapat belajar secara optimal.

C.    PENGGUNAAN DALAM KELAS
1.      Tujuan penggunaan
a.       Untuk siswa
1)      Mendorong siswa mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab mengendalikan perilaku belajar dalam kelas.
2)      Membantu siswa berprilaku sesuai dengan tata tertib kelas/sekolah, dan menyadari bahwa peringatan dan teguran guru  bukan kemarahan.
3)      Menghembangkan rasa berkewajiban siswa melaksanakan tugas-tugas belajar dan berprilaku wajar.
b.      Untuk guru
1)      Mengembangkan pengertian dan keterampilan guru membelajarkan siswa dengan langkah yang tepat.
2)      Memiliki kesadaran akan kebutuhan belajar siswa dan mengembangkan kemampuannya dalam memberikan pengarahan yang jelas kepada siswa.
3)      Merespon secara efektif terhadp tingkah laku siswa yang mengganggu belajarnya, dan menguasai seperangkat strategi yang dapat digunakan untuk menanggulangi gangguan tersebut.
2.      Prinsip Penggunaan
a.       Hangat dan antusias melaksanakan tugas pembelajaran
b.      Menyajikan meteri dengan bahan dan cara yang menantang akan menarik perhatian dan minat siswa.
c.       Bervariasi dalam menggunakan media,gaya dan interaksi belajar-belajar dapat menanggulangi kejenuhan dan kebosanan.
d.      dLuwes (fleksibel) dalam merubah strategi pengajaran dengan memanipulasi berbagai komponen keterampilan mengajar yang lain.
e.       Meenekankan pada hal-hal yang positif dengan cara :
1)      Memuji, menghargai, atau tekanan lainnya terhaadap tingkah laku  siswa yang positif
2)      Memberi penguatan terhadap perilaku siswa yang positif.
3)      Menyadari akan kemungkinan terjadinya kesalahan.
f.       Mengembangkan self-disiplin siswa melalui self-disiplin guru.

D.    KOMPONEN KETERAMPILAN
1.      Penciptaan dan pemeliharaan  kondisi belajar yang optimal (preventif)
a.       Menunjukan sikap tanggap dengan cara ;
1)      Memandang secara seksama
2)      Gerak mendekati siswa secara wajar
3)      Memberikan pernyataan bahwa guru siap mulei kegiatan dan merespon siswa
4)      Memberikan reaksi terhadap gangguan dan ketidak acuhan siswa (teguran)
b.      Membagi perhatian dengan cara
1)      Visual, memandang kesemua bagian kelas.
2)      Verbal, memberi komentar kepada semua balikan dari siswa.
Kedua cara menunjukan bahwa guru menguasai kelas.
c.       Memusatkan perhatian kelompok terhadap tugas-tugasnya dengan cara :
1)      Menyiagakan atau memusatkan perhatian siswa terhadap siswa dengan cara yang mempersonakan.
2)      Menuntut tanggung jawab siswa terhadap tugas-tugasnya.
d.      Memberikan petunjuk-petunjuk yang yang jelas dan singkat tentang apek pelajaran ataupuntugas yang diberikan kepada siswa.
e.       Menegur secara efektif dengan cara :
1)      Jelas dan tegas kepada siswa yang mengganggu dan perilaku yang harus dihentikan.
2)      Menghindari cara kasar, menyakitkan atau  penghinaan
3)      Menghindari ejekan yang berlebih-lebihan atau berkepanjangan.
f.       Memberi penguatan terhadap tingkah laku siswa yang :
1)      Positif agar terulang lagi
2)      Negative agar di tinggalkan
2.      Pengembalian kondisi belajar yang optimal (kuratif)
a.       Memodifikasi tingkah laku dengan proses 5 langkah berikut :
1)      Merinci tingkah laku yang menimbulkan gangguan
2)      Memilih norma atau tolak ukur yang realistic terhadap tingkah laku yang akan menjadi tujuan program remedial.
3)      Guru bekerja sama dengan rekan, orang tua, konelor untuk mengorganisasi pengamatan dan pengukuran perubahan tingkah laku.
4)      Guru memilih tingkah laku yang akan diubah
5)      Guru harus punya cara yang luas (komperhensif) untuk mengubah tingkah lahu :
Ø  Meningkatkan tingkah laku yang diinginkan
Ø  Mengajar tingkah laku yang baru
Ø  Menghilangkan tingkah laku yang tidak di inginkan
b.      Pengelolaan kelompok
1)      Memperlancar tugas dengan :
Ø  Mengusahakan terjadinya kerjasama dan kesatuan dalam tugas
Ø  Menetapkan standar dan mengkoordinir prosedur kerja
Ø  Memperbaiki kondisi dengan pemecaha masalah melalui diskusi, analisis, serta saran-saran siswa
Ø  Memodifikasi kondisi yang lebih menyenangkan
2)      Memelihara kegiatan kelompok
Ø  Memelihara dan memulihkan semangat siswa
Ø  Menengani konflik
Ø  Meminimalkan masalah pengelolaan

E.     HAL-HAL YANG HARUS DI HINDARI
1.      Campur tangan yang berlebihan
2.      Kelenyapan, artinya guru tidak meneruskan atau menghentikan penjelasannya
3.      Ketidaktepatan memulai dan mengakhiri kegiatan
4.      Penyimpangan
5.      Bertele-tele
6.      Pengulangan  penjelasan yang tidak perlu.


BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
Keterampilan mengelola kelas sama dengan keterampilan guru menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal, serta mengembalikan kondisi belajar yang optimal bila ada gangguan. Artinya dalam keterampilan mengelola kelas ini guru di tuntut untuk lebih kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman

tugas PKLH


FAKTOR IBU
Faktor ibu meliputi umur, paritas dan jarak kelahiran. Masing-masing faktor tersebut mempunyai pengauh terhadap hasil kehamilan dan kelangsungan hidup bayi. Selain itu, dimungkinkan juga terdapat sinergisme diantara variabel-variabel faktor ibu, misalnya jarak kelahiran yang dekat ditambah dengan umur ibu yang muda.
PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pencemaran lingkunga berkaitan dengan penularan penyakit kepada anak (dan ibu). Empat kategori yang menggambarkan jalur-jalur utama penularan penyakit ke sekelompok besar pendudduk meliputi:
a)      Udara yang merupakan jalur penyebarluasan penyakit pernapasan dan banyak penyakit lainnya yang ditularkan melalui kontak.
b)      Makanan , air, dan jari yang merupakan jalur utama penyebarluasan diare dan penyakit usus lainnya.
c)      Kulit, tanah, dan benda mati yang meerupakan jalur infeksi kulit.
d)     Serangga pembawa penyakit yang menularkan penyakit parasit dan virus.
Daalam studi lapangan, tingkat pencemaran lingkungan yang mencerminkan berbagai jalur penularan penyakit bisa diukur secara langsung dengan pemeriksaan mikrobiologi yang memiliki sampel udara, air, makanan, pembersihan kulit atau serangga pembawa penyakit.
Tingkat kerawanan terhadap serangan penyakit dapat juga diperkirakan dan diketahui derajatnya dengan menggunakan serangkaian indeks fisik sederhana, yang diketahui sengat erat kaitannya dengan tingkat pencemaran biologis suatu lingkungan. Misalnya:
a)      Pencemaran udara dan resiko terkena infeksi pernapasan karena sentuhan dapat diketahui dari intensitas kepadatan rumah tangga.
b)      Pencemaran air dapat diukur dari sumber persediaan air
c)      Pencemaran makanan rumah tangga dapat diukur dari praktik-praktik mencuci, memasak dan menyimpan bahan makanan
d)     Pencemaran tinja yang dapat diukur daria adanya kakus atau WC, atau pemakaian sabun dan air.
Penggunaan lebih dari datu ukuran dapat digunakan untuk memperoleh suatu indeks gabungan apabila memang sesuai. Namun apabila hal ini dilakukan, harus juga diperhatikan untuk memperlakukan masing-masing ukuran sebagai faktor yang terpisah, khususnya dalam model multivariat karena interpretasi hasil penelitian akan dikacaukan oleh multikolinearitas.
KEKURANGAN GIZI
Kekurangan giza berhubungan dengan kalori, protein dan gizi mikro. Kelangsungan anak tidak hanya dipengaruhi oleh tersedianya gizi bagi anak melainkan juga bagi ibu. Gizi dan diet ibu selama hamil mempengaruhi berat bayi yang dilahirkan, dan selama masa menyusui mempengaruhi jumlah dan kualitas gizi susu ibu.
Peesediaan gizi untuk bayi dapat diukur secara langung dengan menimbang berat semua makanan sebelum dimakan, serta dianalisis biokimia dengan mengambil sampel makanan. Pengukuran yang kurang cermat dapat diperoleh dengan mengamati apa yang dimakan, atau dengan cara mengingat riwayat diet. Pengukuran-pengukuran yang lebih kasar ini dapat berguna khususnya dalam mengukur tingkat relative gizi yang dikonsumsi. Kekurangan gizi tertentu dalam makanan dapat juga diukur dengan ukuran-ukuran badan atau biokimia.
LUKA
Luka disini meliputi luka fisik, luka bakar, dan keracunan. Meskipun luka kecelakaan sering dianggap sebagai kejadian  kebetulan, namun tingkat dan polanya pada suatu kelompok dapat mencerminkan resiko lingkungan yang berbeda-beda, sesuai dengan konteks lijngkungan dan social ekonominya. Luka dapat juga ditimbulkan secara sengaja, contoh yang paling nyata adalah pembunuhan bayi.
Kategori variabel ini diukur dengan timbulnya luka-luka baru atau penyebaran kumulatif luka yang berhubungan dengan ketidakmampuan (disability), misalnya luka bakar yang sangat parah.
PENGENDALIAN PENYAKIT PERORANGAN
Salah satu komponen dalam pengendalian penyakit perorangan adalah tindakan prevektif yang diambil oleh orang sehat untuk mencegah penyakit. Hal ini meliputi tingkah laku tradisional seperti mengikuti hal-hal tabu dalam masyarakat, dan praktik-praktik modern seperti imunisasi atau pencegahan penyakit malaria dan perawatan antenatal. Variabel ini biasanya diukur dengan pemakaian pelayanan preventif yang dilaporkan seeperti imunisasi, pencegahan malaria, atau perawatan antenatal.
Komponen kedua dalam kategori ini adalah perawatan dokter, yang berkaitan dengan usaha-usaha yang dilakukan untuk mengobati penyakitsetelah timbulnya penyakit.
Berbagai prosedur dapat digunakan untuk mengukur dan membuat skala variabel antara dari kelangsungan hidup anak. Prosedur tersebut dapat dimulai dari analisis biologis yang canggih mengenai lingkungan dan contoh-contoh bahan makanan, pemeriksaan medis individu, pengamatan visual mengenai lingkunAgan, sampai hanya mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

Sabtu, 26 November 2011


Frank James Lampard Jr., (lahir di Romford, London, Inggris, 20 Juni 1978; umur 33 tahun) adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Inggris yang bermain sebagai gelandang untuk Chelsea di Liga Primer Inggris dan tim nasional Inggris.
Lampard sebelumnya pernah bermain untuk West Ham United dan Swansea City. Lampard adalah gelandang serang yang dikenal karena keterampilan mencetak gol dengan tendangan jarak jauhn dari luar kotak penalti. Bersama Chelsea, ia telah memenangkan tiga gelar Liga Primer Inggris (musim 2004-05, 2005-06 dan 2009-10), tiga gelar Piala FA (tahun 2007, 2009, dan 2010), dua gelar Piala Liga Inggris (2005 dan 2007), dan dua gelar Community Shield (tahun 2005 dan 2009). Sebagai pemain senior dalam Timnas Inggris, Lampard dikenal sebagai salah satu generasi pemain sepak bola terbaik di Inggris.[4][5][6][7][8] Lampard adalah putra dari Frank Lampard Sr., mantan pemain sepak bola Inggris yang pernah memenangkan dua gelar Piala FA saat bermain untuk West Ham United. Silsilah keluarganya juga tersambung dengan keluarga pemain sepak bola terkenal lainnya, yaitu keluarga Redknapp.
Pada November 2005, ia menjadi pemenang kedua dalam ajang penghargaan Pemain sepak bola Eropa Tahun 2005 setelah gelandang asal Brazil, Ronaldinho. Sebulan kemudian ia kembali menduduki peringkat kedua, sekali lagi di bawah Ronaldinho, dalam ajang penghargaan Pemain Dunia FIFA Tahun 2005. Ia juga berhasil meraih penghargaan Pemain sepak bola FWA 2005.


Karier Klub
West Ham United
Lampard memulai karier di West Ham United, tempat di mana ayahnya bekerja sebagai asisten pelatih. Pada bulan Juli 1994, ia bergabung dengan tim yunior West Ham. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 1 Juli 1995.
Dipinjamkan ke Swansea City
Pada bulan Oktober 1995, Lampard bergabung ke Swansea City sebagai pemain pinjaman. Ia membuat debut liga pada 7 Oktober 1995, saat kemenangan 2-0 atas Bradford City. Ia mencatat sembilan kali penampilan liga dengan satu gol untuk Swansea City sebelum kembali ke West Ham pada bulan Januari 1996.
Debut Lampard bersama West Ham United terjadi pada tanggal 31 Januari 1996 saat bertanding melawan Coventry City. Setahun kemudian, ia mengalami cedera patah tulang kaki kanan dalam saat melawan Aston Villa pada 15 Maret 1997 yang membuatnya harus beristirahat beberapa lama.
Gol pertama Lampard untuk West Ham United terjadi pada musim 1997-98 saat pertandingan tandang melawan Barnsley. Lampard berhasil menembus skuat utama West Ham United musim 1997-98. Satu musim kemudian, ia bermain sepanjang musim 1998-99 hingga West Ham United bercokol di peringkat lima klasemen akhir.
Chelsea
2001-2002, 2002-2003
Lampard bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer £11 juta, pada tanggal 15 Mei 2001.[9] Penampilan Lampard di Stamford Bridge cenderung lambat, tetapi seringkali mengejutkan. Saat menjalani musim ketiganya bersama Chelsea, bersamaan dengan kedatangan Roman Abramovich, ia berhasil menjadikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/6/69/Selebrasi_Lampard.jpg/230px-Selebrasi_Lampard.jpg
http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png
Selebrasi Frank Lampard usai mencetak gol. Foto kiri saat membela timnas Inggris dan kanan saat membela Chelsea.
Debut Lampard membela Chelsea adalah pada pertandingan pra-musim melawan Leyton Orient pada tanggal 26 Juli [[2001 dan mencetak gol pertamanya pada pertandingan pra-musim lain melawan Northampton Town, yang berhasil dimenangkan oleh Chelsea dengan skor telak 7-1, pada tanggal 1 Agustus 2001. Debutnya dalam Liga Primer Inggris adalah pada tanggal 19 Agustus 2001 saat Chelsea ditahan imbang Newcastle United 1-1. Pada musim pertamanya bergabung bersama Chelsea, ia hanya sekali tidak ikut bertanding dan berhasil mencetak tujuh gol di semua kompetisi.
Pada musim 2002-2003 bersama Chelsea, Lampard bermain penuh di semua pertandingan. Ia mencetak delapan gol di setiap kompetisi hingga Chelsea berhasil menduduki posisi keempat dalam Liga Primer Inggris. Lampard pun akhirnya mempunyai kesempatan untuk bermain dalam Liga Champion UEFA untuk pertama kali dalam sejarah kariernya.
2003-2004
Lampard mengawali musim 2003-2004 dengan mengesankan, ia terpilih menjadi Pemain Barclays Bulan Ini pada bulan September 2003 dan Pemain Pilihan Penggemar PFA sebulan kemudian. Chelsea berhasil mencapai semifinal Liga Champions UEFA sebelum akhirnya dikalahkan oleh AS Monaco, di mana Lampard mencetak empat gol dalam empat belas pertandingan. Chelsea juga berhasil menduduki peringkat kedua pada Liga Primer Inggris di bawah Arsenal musim itu, prestasi terbaik sejak 1955.
2004-2005
Musim 2004-2005 merupakan musim tersukses dalam sejarah Chelsea, dan Lampard ikut andil di dalamnya. Ia bermain di seluruh pertandingan dalam Liga Primer Inggris dan berhasil mencetak 13 gol (dari 19 gol yang berhasil dicetaknya selama musim itu). Ia bermain luar biasa sebagai seorang gelandang dengan membantu Chelsea meraih juara Liga Primer Inggris kembali setelah puasa selama setengah abad dengan selisih 12 poin dari peringkat kedua. Adapun empat gol yang lain berhasil ia cetak dalam Liga Champions UEFA, sisanya ia cetak dalam Piala Liga. Ia mengakhiri musim itu dengan gemilang, yaitu dengan memenangkan penghargaan Pemain sepak bola FWA 2005.
2005-2006
Lampard bermain lebih baik dengan berhasil mencetak 16 gol dalam Liga Primer Inggris musim 2005-2006, 2 gol dalam lima pertandingan Liga Champions UEFA, dan 2 yang lain dalam pertandingan perebutan piala domestik. Total ia berhasil mencetak 20 gol di musim itu. Prestasinya semakin lama semakin mengesankan, dan pada bulan Oktober 2005 setelah melakoni sebuah pertandingan dalam Liga Primer Inggris melawan Blackburn Rovers di Stamford Bridge, manajer José Mourinho memberinya penghargaan sebagai “pemain terbaik di dunia”.
Pada bulan September 2005, Lampard terpilih menjadi anggota FIFPro World XI. Tim tersebut dipilih menurut jajak pendapat dari para pemain sepak bola profesional di 40 negara. Pada musim dingin 2005, ia terpilih sebagai pemenang kedua dalam dua penghargaan, keduanya di bawah Ronaldinho, masing-masing dalam ajang penghargaan Pemain sepak bola Eropa Tahun Ini dan dalam ajang penghargaan Pemain Dunia FIFA Tahun 2005.
2006-2007
Lampard telah mencetak 89 gol untuk Chelsea hingga 31 Maret 2007, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak di klubnya dan termasuk dalam 10 besar secara keseluruhan. Ia juga menjadi gelandang yang paling produktif dalam mencetak gol sepanjang sejarah Chelsea setelah berhasil melampaui rekor yang pernah dibuat oleh Dennis Wise, yaitu 76 gol, pada tanggal 17 Desember 2006. Ia mencetak hat-trick pertamanya untuk Chelsea dalam tiga besar Piala FA melawan Macclesfield Town pada tanggal 6 Januari 2007.
Pada sebuah wawancara yang dilakukan setelah berhasil meraih Piala FA, Lampard mengatakan bahwa ia tidak akan 'selamanya bertahan' di Chelsea. Sejak saat itulah, ia mulai dirumorkan akan bergabung dengan Juventus, tempat pelatih lamanya, Claudio Ranieri. Ia juga dirumorkan telah dibeli oleh Real Madrid senilai 25 juta Poundsterling. Rumor-rumor tersebut semakin kuat saat agen Lampard menyatakan bahwa Lampard belum menandatangani nota perpanjangan kontrak dengan Chelsea.
2007-2008
Lampard berhasil mencetak empat gol dalam pertandingan-pertandingan awal Liga Primer Inggris musim ini. Hal itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak untuk sementara dalam turnamen ini. Pengabdiannya pada timnas Inggris ia wujudkan dengan mencetak gol pada pertandingan melawan Jerman di Stadion Wembley awal Agustus 2007.
Karier Internasional
Pada masa awal kariernya, Lampard telah diawasi oleh Peter Taylor, pelatih Timnas Inggris U-21 kala itu, dan pada akhirnya menunjuknya sebagai bagian dari tim. Debut U-21 Lampard adalah pada tanggal 13 November 1997, pada pertandingan melawan Yunani. Ia menjadi kapten Timnas Inggris U-21 pada Europe Champions U-21 tahun 2000. Penampilan terakhirnya membela timnas U-21 adalah pada bulan Juni 2000 pada sebuah pertandingan tandang melawan Slovakia. Lampard mencetak sembilan gol selama bergabung dengan tim U-21 yang hanya diungguli oleh Alan Shearer dan Francis Jeffers (keduanya mencetak 13 gol).
Penampilan pertama Lampard membela tim senior Inggris adalah pada tanggal 10 Oktober 1999 saat melawan Belgia di Sunderland dalam sebuah pertandingan persahabatan. Ia bermain selama 76 menit dalam pertandingan yang dimenangkan Inggris dengan skor 2-1 tersebut. Ia kemudian digantikan oleh rekan setimnya, Dennis Wise. Sayangnya, ia tidak terpilih dalam daftar skuad 23 pemain yang membela Inggris dalam ajang Euro 2000, tidak juga dalam babak final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Lampard mencetak gol pertamanya untuk Timnas Inggris pada tanggal 20 Agustus 2003 dalam sebuah pertandingan persahabatan melawan Kroasia yang dimenangkan Inggris dengan skor 3-1.
Ia dimasukkan dalam skuad yang diterjunkan dalam Euro 2004 di Portugal. Inggris berhasil mencapai perempat final, juga berkat usaha yang dilakukan Lampard. Ia mencetak tiga gol dalam empat pertandingan. Dengan pensiunnya Paul Scholes dari dunia persepak bolaan internasional, Lampard akhirnya dimasukkan ke dalam skuad bentukan Sven-Göran Eriksson, mencetak lima gol saat membela Inggris dalam babak penyisihan Piala Dunia 2006, dan memakai kaus bernomor 8 yang sebelumnya dikenakan oleh Scholes.
Pada Piala Dunia 2006, permainan Lampard dianggap kurang memuaskan sehingga banyak menuai kritikan dari kalangan media Inggris. Ia menembakkan 24 tendangan ke gawang dalam turnamen itu, 10 diantaranya melenceng, dan tidak ada satu pun yang berhasil menjebol gawang. Pelatih Timnas Inggris, Sven-Göran Eriksson, membelanya dengan mengatakan,”Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk kemenangan kita. Tendangannya lebih akurat dari pemain mana pun di kompetisi ini, tentunya itu luar biasa bagi kami. Saya tidak mau mengkritiknya, apa pun masalahnya.”
Lampard bermain penuh dalam lima pertandingan membela Inggris pada Piala Dunia 2006. Ia adalah salah satu dari tiga pemain Inggris selain Steven Gerrard dan Jamie Carragher (keduanya dari Liverpool FC), yang tendangan penalti mereka berhasil ditepis oleh kiper Portugal, Ricardo Pereira, saat adu penalti melawan Portugal dalam perempat final Piala Dunia tanggal 1 Juli 2006.
Pada 12 November 2011, Lampard tampil sebagai kapten Inggris saat menghadapi Spanyol di laga persahabatan di Stadion Wembley. Ia mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Inggris pada pertandingan tersebut.[10]
Pribadi
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/81/Totally_Frank.jpg/140px-Totally_Frank.jpg
http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png
Sampul depan otobiografi Frank Lampard yang berjudul Totally Frank.
Lampard berasal dari keluarga pemain sepak bola legendaris. Selain dari ayahnya, pamannya yang bernama Harry Redknapp juga salah satu mantan pemain West Ham United. Redknapp sekarang menjadi manajer Tottenham Hotspur di Liga Primer Inggris.
Sepupu Lampard, Jamie Redknapp pernah bermain membela Southampton, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan AFC Bournemouth sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2005 karena sering mengalami cedera.
Lampard jatuh cinta kepada seorang model Spanyol bernama Elen Rives yang telah memberinya seorang bayi perempuan bernama Luna Coco Patricia Lampard yang lahir pada tanggal 22 Agustus 2005. Ia juga mempelajari bahasa Spanyol, yang menyebabkan timbulnya desas-desus bahwa ia akan pindah ke La Liga hingga ia membantahnya dan mengemukakan alasan bahwa itu dilakukannya hanya untuk kepentingan keluarga karena istrinya adalah orang Spanyol. Selain itu, ia juga ingin putrinya kelak dapat menguasai dua bahasa.
Pada bulan Juli 2006, koran The Sun menerbitkan cukilan buku otobiografinya yang berjudul Totally Frank secara berseri. Buku itu mengupas rahasia hidup pribadi dan reaksinya saat penampilannya dalam ajang Piala Dunia 2006 banyak dikritik oleh media.
Lampard mempunyai dua mobil, yaitu Aston Martin DB9 dan Ferrari 612 Scaglietti. Ia juga mempunyai dua anjing, keduanya berjenis mastiff Perancis, bernama Daphne dan Rocco.
Prestasi
West Ham United
Chelsea
Individual
  • Peringkat dua dalam Pemain Dunia FIFA Tahun 2005 (2005)
  • Pemain sepak bola FWA 2005 (2005)
  • Peringkat dua dalam Pemain sepak bola Eropa Tahun Ini (2005)
  • Tim FIFPro World XI (2005)
  • Pembuat Assist terbanyak Liga Primer Inggris: 2004-05 (16 assist), 2006-07(17 assist)
  • Premier League Player of the Month : September 2003, April 2005, Oktober 2005, Oktober 2008
  • Pemain Terbaik Chelsea : 2004, 2005, 2009
  • Pemain Terbaik Piala FA : 2006–07, 2008–09, 2009–10
  • Pemain Terbaik Piala Liga Inggris : 2004–05, 2006–07